Kota Serang Jaga Stabilitas Harga Jelang Iduladha

SERANG, CYBER BANTEN - Pemerintah Kota Serang memperkuat pengendalian inflasi dan menjaga ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat saat Iduladha, Pemerintah Kota Serang melalui Diskoperindagkop UKM terus melakukan berbagai langkah pengendalian harga dan pengamanan stok pangan.
Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan stabilitas inflasi daerah saat ini tetap terkendali berkat kerja sama antara pemerintah daerah, TPID, Bulog, distributor, dan pedagang pasar tradisional.
Menurutnya, langkah pengendalian dilakukan melalui pasar murah bersubsidi, pemantauan harga harian, pengawasan distribusi bahan pokok, hingga kerja sama antar daerah.
“Alhamdulillah, Pemerintah Kota Serang berhasil menjaga stabilitas inflasi menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Kami terus melakukan langkah konkret seperti pasar murah bersubsidi, pemantauan harga harian, pengawasan distribusi bahan pokok, serta memperkuat kerja sama antar daerah untuk memastikan stok pangan tetap aman dan harga tetap terkendali,” ujar Budi.
Pemkot Serang menggelar Pasar Murah Bersubsidi pada 18 hingga 25 Mei 2026 di enam kecamatan se-Kota Serang.
Kepala Diskoperindagkop UKM Kota Serang Wahyu Nurjamil mengatakan sebanyak 3.000 paket sembako disalurkan kepada masyarakat dengan masing-masing kecamatan mendapat 500 paket.
Program tersebut dinilai membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau di tengah meningkatnya aktivitas belanja menjelang Iduladha.
“Pasar Murah Bersubsidi ini merupakan bentuk intervensi pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau menjelang Iduladha,” ujar Wahyu, Selasa (26/5/2026).
Pemantauan harga rutin dilakukan di sejumlah pasar tradisional seperti Pasar Rau, Pasar Kepandean, dan Pasar Lama.
Hasil pemantauan menunjukkan beberapa komoditas hortikultura mengalami kenaikan harga, terutama cabai rawit merah, cabai rawit hijau, bawang merah, dan cabai merah besar.
Meski demikian, pemerintah memastikan stok pangan di Kota Serang masih aman hingga Iduladha.
Pengawasan distribusi pangan terus diperkuat untuk mencegah kelangkaan bahan pokok di pasar tradisional Kota Serang.
Diskoperindagkop UKM juga melakukan koordinasi dengan distributor besar dan daerah penghasil pangan melalui Kerja Sama Antar Daerah (KAD).
“Kami terus berkoordinasi dengan agen besar dan distributor, termasuk memaksimalkan Kerja Sama Antar Daerah (KAD) dengan daerah penghasil komoditas pangan. Dengan begitu, Kota Serang mendapat prioritas distribusi untuk komoditas yang rawan mengalami kelangkaan,” jelasnya.
Selain itu, pengawasan distribusi minyak goreng bersubsidi MinyaKita dilakukan bersama Bulog agar penyalurannya tepat sasaran kepada pedagang pengecer.
Pemkot Serang mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying menjelang Hari Raya Iduladha.
Budi Rustandi menegaskan pemerintah daerah akan terus menjaga daya beli masyarakat dan memastikan inflasi tetap terkendali.
“Pemerintah Kota Serang akan terus hadir menjaga daya beli masyarakat dan memastikan inflasi tetap terkendali,” katanya.
Wahyu juga memastikan hingga kini belum ditemukan indikasi penimbunan bahan pokok maupun permainan harga oleh oknum pedagang.
Jika ditemukan pelanggaran, penindakan akan dilakukan bersama Satgas Saber Pelanggaran Harga sesuai aturan yang berlaku.
“Kalau nanti ditemukan pelanggaran seperti penimbunan atau permainan harga, tentu akan diproses sesuai aturan yang berlaku, bahkan bisa sampai pencabutan izin usaha,” tegasnya.
Pemkot Serang berharap kondisi harga dan pasokan pangan yang stabil dapat membantu masyarakat menjalani Iduladha dengan lebih tenang.(ADV)
Penulis: Adim
Editor:Fadly